PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI
BAB I
Pengenalan Teknologi Informasi
- A. Pengertian Teknologi Informasi (TI)
TI adalah istilah terhadap berbagai macam hal dan kemampuan yang digunakan dalam pembentukan, penyimpanan, dan penyebaran informasi.
Definisi TI menurut beberapa ahli :
ü Haag & Keen (1996) teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
ü Martin (1999) teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi yang mengirimkan informasi.
ü Williams dan Sawyer (2003) teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (Komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara dan video.
Dari definisi diatas maka dapat disimpulakn ada 2 teknologi yang mendasari teknologi informasi adalah sebagai berikut :
- Teknologi Komputer
Adalah teknologi yang berhubungan dengan komputer, termasuk peralatan-peralatanyang berhubungan dengan computer seperti printer, pembaca sidik jari, dan bahkan CD-ROM.
- Teknologi Komunikasi
Adalah teknologi yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh, seperti telepon, radio, dan televisi.
- Perlunya Teknologi Informasi, karena:
Kompleksitas tugas manajemen
Pengaruh gLobalisasi
Perlunya response time cepat
Tekanan persaingan bisnis
- Sistem Informasi
Pengertian : sistem yang menggunakan teknologi komputer untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis dan menyebarkan informasi.
- Sistem Informasi
Data : fakta mentah.
Informasi : data yang telah diorganisir sehingga memberi arti.
Pengetahuan :informasi yang diproses sehingga memberikan pembelajaran, pemahaman untuk dapat diaplikasikan.
- Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS)
Sistem Informasi yang menggunakan komputer dan teknologi komunikasi untuk melakukan tugas-tugas yang diinginkan.
- Infrastruktur Informasi
Perangkat Keras (Hardware)
Perangkat Lunak (Software)
Jaringan dan Komunikasi
Basis Data (Database)
Information Management Personnel
- Arsitektur Informasi
Perencanaan terhadap kebutuhan informasi
- Kemampuan Sistem Informasi
Proses transaksi cepat dan akurat
Kapasitas penyimpanan besar dan akses cepat
Komunikasi cepat, dll.
- Tujuan Teknologi Informasi
Memecahkan masalah, membuka kreativitas, efektivitas dan efisiensi.
- Prinsip Teknologi Informasi
High-Tech-High-Touch
- Fungsi Teknologi Informasi
Menangkap (Capture), Mengolah (Processing), Menghasilkan (Generating), Menyimpan (Storage), Mencari Kembali (Retrieval), Melakukan Transmisi (Transmission).
- Keuntungan Teknologi Informasi
Speed, Consistency, Precision, Reliability
- Teknologi Informasi dalam Berbagai Bidang
Akuntansi, Finance, Marketing, Produksi atau Manajemen Produksi, Manajemen Sumber Daya Manusia
BAB II
SEJARAH TEKNOLOGI INFORMASI
Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan istilah Teknologi Informasi). Mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakkan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang kemudian dikenal dengan nama INTERNET.
Informasi yang disampaikan pun berkembang. Dari sekedar menggambarkan keadaan sampai taktik bertempur.
- A. Masa Pra-Sejarah (…s/d 3000 SM)
Pada awalnya Teknologi Informasi yang dikembangkan manusia pada masa ini berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang mereka kenal, mereka menggambarkan informasi yang mereka dapatkan pada dinding-dinding gua, tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini mereka mulai melakukan pengidentifikasian benda-benda yang ada disekitar lingkungan mereka tinggal dan mewakilinya dengan bentuk-bentuk yang kemudian mereka lukis pada dinding gua tempat mereka tinggal, karena kemampuan mereka dalam berbahasa hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan isyarat tangan sebagai bentuk awal komunikasi mereka pada masa ini.
- B. Masa Pra-Sejarah (…s/d 3000 SM)
Perkembangan selanjutnya adalah diciptakan dan digunakannya alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
Pada masa ini Teknologi Informasi belum menjadi teknologi masal seperti yang kita kenal sekarang ini, teknologi informasi masih digunakan oleh kalangan-kalangan terbatas saja, digunakan pada saat-saat khusus, dan mahal!
3000 SM
Untuk yang pertama kali tulisan digunakan oleh bangsa sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari pictograf sebagai huruf.
Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi yang berbeda(penyebutan), sehingga mampu menjadi kata, kalimat dan bahasa.
2900 SM
Penggunakan Huruf Hierogliph pada bangsa Mesir Kuno
Hierogliph merupakan bahasa simbol dimana setiap ungkapan di wakili oleh simbol yang berbeda, yang ketifka digabungkan menjadi satu akan mempunyai cara pengucapan dan arti yang berbeda, bentuk tulisan dan bahasa hierogliph ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
Hierogliph merupakan bahasa simbol dimana setiap ungkapan di wakili oleh simbol yang berbeda, yang ketifka digabungkan menjadi satu akan mempunyai cara pengucapan dan arti yang berbeda, bentuk tulisan dan bahasa hierogliph ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
Serat Papyrus digunakan sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat pohon papyrus yang tumbuh disekitar sungai nil ini menjadi media menulis/media informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya digunakan sebagai media informasi.
105 M
Bangsa Cina menemukan Kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang kita kenal sekarang, kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring,dicuci kemudian diratakan dan dikeringkan, penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem Cap.
Tahun 1455
Mesin Cetak yang menggunakan plat huruf yang tebuat dari besi yang bisa diganti-ganti dalam bingkai yang tebuat dari kayu dikembangkan untuk yang pertama kalinya oleh Johann Gutenberg.
Tahun 1830
Augusta Lady Byron Menulis program komputer yang pertama didunia berkerjasama dengan Charles Babbage menggunakan mesin Analytical-nya. Yang didesain mampu memasukan data, mengolah data dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital, 94 tahun sebelum komputer digital pertama ENIAC I dibentuk.
Tahun 1837
Samuel Morse mengembangkan Telegraph dan bahasa kode Morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone yang dikirim secara elektronik antara 2 tempat yang berjauhan melalui kabel yang menghubungkan kedua tempat tersebut. Pengiriman dan Penerimaan Informasi ini mampu dikirim dan diterima pada saat yang hampir bersamaan waktunya. Penemuan ini memungkinkan informasi dapat diterima dan dipergunakan secara luas oleh masyarakat tanpa dirintangi oleh jarak dan waktu.
Tahun 1861
Gambar bergerak yang peroyeksikan kedalam sebuah layar pertama kali di gunakan sebagai cikal bakal film sekarang.
Tahun 1876
Melvyl Dewey mengembangkan sitem penulisan Desimal.
Tahun 1877
- Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan Telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum.
- Fotografi dengan kecepatan tinggi ditemukan oleh Edweard Maybridge.
Tahun 1899
Dipergunakan sistem penyimpanan dalam Tape (pita) Magnetis yang pertama.
Zvorkyn menciptakan tabung TV yang pertama.
Tahun 1940
Dimulainya pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam bidang Informasi pada masa Perang Dunia 2 yang dipergunakan untuk kepentingan pengiriman dan penerimaan dokumen-dokumen militer yang disimpan dalam bentuk magnetic tape.
Vannevar Bush mengembangkan sistem pengkodean menggunakan Hypertext.
Tahun 1946
Komputer digital pertama didunia ENIAC I dikembangkan.
Tahun 1948
Para peneliti di Bell Telephone mengembangkan Transistor.
Tahun 1957
Jean Hoerni mengembangkan transistor Planar. Teknologi ini memungkinkan pengembangan jutaan bahkan milyaran transistor dimasukan kedalam sebuah keping kecil kristal silikon.
USSR (Rusia pada saat itu) meluncurkan sputnik sebagai satelit bumi buatan yang pertama yang bertugas sebagai mata-mata. Sebagai balasannya Amerika membentuk Advance Research Projects Agency (ARPA) dibawah kewenangan Departemen Pertahanan Amerika untuk mengembangkan ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi dalam bidang Militer.
Tahun 1962
Rand Paul Barand, dari perusahaan RAND, ditugaskan untuk mengembangkan suatu sistem jaringan desentralisasi yang mampu mengendalikan sistem pemboman dan peluncuran peluru kendali dalam perang Nuklir.
Tahun 1969
Sistem jaringan yang pertama dibentuk dengan menghubungkan 4 nodes (titik), antara University of California, SRI (Stanford), University California of Santa Barbara, dan University of Utah.dengan kekuatan 50Kbps.
Tahun 1972
Ray Tomlinson menciptakan program e-mail yang pertama
Tahun 1973 – 1990
Istilah INTERNET diperkenalkan dalam sebuah paper mengenai TCP/IP kemudian dilakukan pengembangan sebuah protokol jaringan yang kemudian difkenal dengan nama TCP/IP yang dikembangkan oleh grup dari DARPA, 1981 National Science Foundation mengembangkan Backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan. kemudian pada tahun 1986 IETF mengembangkan sebuah Server yang berfungsi sebagai alat koordinasi diantara; DARPA, ARPANET, DDN dan Internet Gateway.
Tahun 1991- Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN dalam menanggulangi biaya operasionalnya memungut bayaran dari para anggotanya. 1992 pembentukan komunitas Internet, dan diperkenalkannya istilah World Wide Web oleh CERN. 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan Internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T), Jasa Registrasi (oleh Network Solution Inc,), dan jasa Informasi (oleh General Atomics/CERFnet),1994 pertumbuhan Internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah kedalam segala segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. 1995, Perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di Backbone, langkah ini memulai pengembangan Teknologi Informasi khususnya Internet dan penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.
Sumber : APJII ( Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)
BAB III
Evolusi Perkembangan TI
- A. Era Komputerisasi
Periode ini dimulai sekitar tahun 60-an
Penggunaan untuk pengolahan data (Data Processing) dan meningkatkan efisiensi.
Contoh : Minicomputer dan Mainframe
- B. Era Teknologi Informasi
Periode ini dimulai pada tahun 70-an
Perpaduan dari teknologi digital dengan telekomunikasi.bYaitu dengan dimulainya diproduksi PC (Personal Computer) atau Desktop Komputer
Untuk mengolah database, spreadsheet, dan data processing (end-user computing)
- C. Era Sistem Informasi
Dimulai pada awal tahun 1980-an
Peranan sistem informasi sebagai komponen utama
Penekanan pada pentingnya peranan teknologi informasi.
Lebih menekankan pada penciptaan proses.
- D. Era Globalilasai Informasi
Dimulai sejak pertengahan tahun 1980-an s/d awal 1990-an
Perkembangan Internet dlm dunia industri yang keberadaannya telah menghilangkan garis-garis batas antar negara dalam hal flow of information
Penerapan teknologi seperti LAN,WAN, GlobalNet, Intranet, Internet dan Ekstranet.
Transaksi perdagangan melalui cyberspace, pembayaran melalui electronic payment.
v ASET UTAMA TI
- a. Aset SDM
SDM yang dimaksud adalah para staf penanggung jawab perencanaan dan pengembangan TI diperusahaan, seperti divisi TI, departemen Sisfo atau bagian sejenis lainnya.
SDM menjadi aset utama jika memiliki kempetensi, ygdapat dicapai melalui :
ü Training (pelatihan)
ü Pengalamanan dalam bekerja (on-the-job experience)
ü Kemampuan manajerial serta kepemimpinan (leadership) yang berkualitas.
3 Dimensi utama aset SDM : keahlian teknis,pengetahuan bisnis dan orientasi pada pemecahanmasalah.
- b. Aset Teknologi
Seluruh infrastruktur teknologi informasi
2 karakteristik utama Aset Teknologi :
ü Arsitektur Teknologi Informasi
ü Kerangka (platform) standar
- c. Aset Relasi
Aset Relasi adalah hubungan teknologi informasi sebagai suatu entitas dengan manajemen pengambilan keputusan.
BAB IV
PENGELOMPOKKAN TEKNOLOGI INFORMASI
Teknologi informasi dikelompokan menjadi 6 kategori, yaitu :
- a. Teknologi komunikasi
Adalah teknologi yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh.
- b. Teknologi masukan (input technology)
Adalah teknologi yang berhubungan dengan peralatan untuk memasukan data kedalam sistem komputer.
- c. Teknologi keluaran (output technology)
Adalah teknologi yang berhubungan dengan segala peranti yang berfungsi untuk menyajikan informasi hasil pengolahan sistem.
- d. Teknologi perangkat lunak (software)
Adalah teknologi yang berhubungan dengan deretan instruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer sehingga komputer dapat melakukan tindakan sesuai yang dikehendaki.
- e. Teknologi penyimpan
Teknologi penyimpan dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu :
Memori internal berfungsi sebagai pengingat sementara baik bagi data, program maupun informasi ketika proses pengolahannya dilaksanakan oleh CPU. Contohnya
ROM (Read Only Memory) adalah memori yang hanya bisa dibaca.
RAM (Random Access Memory) adalah memori yang isinya bisa diperbaharui.
Penyimpanan eksternal (external storage) adalah segala peranti yang berfungsi untuk menyimpan data secara permanen. Permarnen berarti bahwa data yang terdapat pada penyimpan akan tetap terpelihara dengan baik sekalipun komputer sudah dalam keadaan mati (tidak mendapat aliran listrik). Contohnya harddisk, disket, flesdisk.
- f. Teknologi mesin pemroses (processing machine)
Adalah bagian dalam sistem komputer yang menjadi pusat pengolah data dengan cara menjalankan program yang mengatur pengolahan tersebut. Lebih dikenal dengan sebutan CPU, mikroprosesor atau prosesor.
KLASIFIKASI SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI
Sistem teknologi informasi diklasifikasikan menjadi 5 kategori, yaitu :
- 1. Menurut fungsi sistem
Menurut fungsi yang diemban sistem, sistem teknologi informasi dapat dibedakan menjadi 3 kategori :
- a. Sistem teknologi informasi yang melekat (embedded IT system)
Adalah sistem teknologi informasi yang melekat pada produk lain, contohnya sistem VCR (Video Casette Recorder) memiliki sistem teknologi informasi yang memungkinkan pemakai dapat merekam tayangan televisi, sistem teknologi informasi pada lift dapat digunakan untuk mengendalikan gerakan lift dalam gedung pencakar langit.
- b. Sistem teknologi informasi yang khusus (dedicated IT system)
Adalah sistem teknologi informasi yang dirancang untuk melakukan tugas-tugas khusus, contohnya ATM yang dirancang khusus untuk melakukan transaksi keuangan bagi nasabah bank tertentu.
- c. Sistem teknologi informasi serbaguna (general purpose IT system)
Adalah sistem teknologi informasi yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas yang bersifat umum, contohnya PC dapat dipakai untuk mencatat pengeluaran, perhitungan statistik, membuat gambar ataupun untuk belajar bahasa asing.
- 2. Menurut ukuran
Ukuran dalam pengklasifikasian sistem teknologi informasi tidak harus berupa ukuran fisik tetapi cenderung didasarkan pada ukuran informasi yang dapat ditampung, kemampan sistem yang ditawarkan, kecepatan proses dan juga berdasarkan jumlah orang yang menggunakan sistem secara bersamaan.
Berdasarkan ukuran sistem teknologi informasi dapat dibedakan menjadi 6 kelompok, yaitu :
- Superkomputer
- Mainframe
- Minikomputer
- Workstation
- Mikrokomputer
- Mikrokontroler
- 3. Menurut cara melayani permintaan (klien-server)
- 4. Menurut departemen dalam perusahaan bisnis
- 5. Menurut dukungan terhadap level manajemen dalam perusahaan
BAB V
PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI
Ada lima komponen sistem informasi yaitu hardware, programs, data, procedures, dan people. Hubungan kelima komponen sistem informasi tersebut dapat dilihat pada gambar-1 berikut :
Disini hanya akan dibahas salah satu dari kelima komponen sistem informasi yaitu Computer hardwareyang meliputi input hardware, processing hardware, storage hardware, dan output hardware.
1. INPUT HARDWARE
Input hardware digunakan untuk mentransmisikan data ke processing dan storage hardware. Peralatan yang paling populer untuk memasukkan data yaitu kombinasi antara keyboard dan layar monitor. Layar monitor dianggap sebagai bagian dari input hardware karena digunakan untuk memeriksa apakah data yang akan dimasukkan telah diketik. Di samping jenis input hardware di atas, terdapat juga input hardware lainnya yaitu mouse, scanner, voice recognition device, hardwriting recognition device, machine data input (mis : modem), light pen, dan bar code reader.
Mouse digunakan sebagai interface titik dan click. Pergerakan mouse menghasilkan suatu gerakan yang berhubungan dengan pointer pada layar monitor. Pada umumnya mouse digunakan dalam aplikasi yang berorientasi grafis, misalnya Windows produksi Microsoft.
Scanner digunakan untuk mentransformasikan image grafis atau text ke dalam data computer. Transformasi text dapat menghemat dari pekerjaan retyping sedangkan transformasi image grafis dipakai untuk membaca logo atau simbol grafis untuk aplikasi desktop publishing.
Voice recognition device dipakai untuk memasukkan suara manusia ke dalam signal interpreter. Kebanyakan voice systems yang digunakan sekarang mempunyai vocabulary yang kecil dan harus dilatih untuk mengenal kata-kata tertentu. Caranya, seseorang membacakan sebuah daftar kata-kata yang biasa digunakan sehingga signal interpreter dapat menetapkan polanya. Misalnya pekerja menyebut box yang mereka bawa. Voice input diperlukan karena tangan pekerja sibuk dan tidak dapat mengetik atau memanipulasi peralatan ketik input device lainnya.
Handwriting recognition device digunakan untuk memasukkan data dengan cara menulis pada pad elektronis yang sensitif. Karakter-karakter tersebut dikenali dan dimasukkan ke dalam sistem komputer, biasanya suatu sistem PC (personal computer).
Modem merupakan salah satu jenis alat input data untuk menghubungkan komputer dengan komputer lain melalui jaringan telepon. Jenis input hardware lainnya yaitu light pen yang digunakan untuk menunjuk item-item pada layar monitor dan bar code reader yang biasa digunakan di supermarket untuk mengidentifikasi suatu jenis barang.
2. PROCESSING HARDWARE
Processing hardware meliputi peralatan yang bertugas untuk menghitung, membandingkan dan melaksanakan instruksi-instruksi khusus. Dalam CPU (Central Processing Unit) terdapat control unit, ALU (Arithmetic Logic Unit), dan system memory yang kadang-kadang disebut main memory. Control unit mengambil instruksi-instruksi dari system memory dan menterjemahkannya. ALU melaksanakan instruksi yang telah diterjemahkan. System memory digunakan untuk menyimpan instruksi data dan instruksi program. Untuk menghubungkan CPU dengan peralatan komputer lainnya digunakan data bus atau processor channel. Processor channel terdapat pada mother board, mempunyai expansion slots yang berfungsi untuk menghubungkan dengan peralatan tambahan seperti floppy disks, plotters, printers, mouse, modem, multimedia, dll.
Kapasitas komputer dapat diukur dari kecepatan pemrosesan dan kemampuan ALU untuk memanipulasi data dalam 1 cycle. Kecepatan pemrosesan dapat dinyatakan dalam cycle per second (biasanya dalam satuan MHz) atau dalam instruksi per second, biasanya dalam satuan millions of instructions per second (MIPS). Jumlah data yang dapat dimanipilasi oleh ALU dalam 1 cycle diukur dalam satuan bits (binary digits) dan biasa dipakai sebagai ukuran microprocessor, misalnya : microprocessor Zilog Z-80 merupakan procerssor 8 bit. Microprocessor sekarang yang lebih modern dapat memproses 16, 32, atau 64 bit data, dan bahkan ada yang mempunyai kemampuan lebar bit yang lebih besar.
Ada dua jenis dasar processor memory, yaitu ROM (read only memory) yang bersifat non-volatile dan RAM (random access memory) yang bersifat volatile (isi RAM akan hilang jika power off).
Processing hardware dapat dikelompokkan dalam tiga kategori, yaitu mainframe computer, minicomputer, dan microcomputer. Tetapi sekarang pengelompokan ini sudah agak kabur karena sering terjadi overlap di antara pengelompokan tersebut. Untuk mudahnya dapat kita lihat tabel berikut ini.
Type
|
Application
|
Speed
|
Memory
Size
|
Number of Con-current Users
|
Mainframe
|
Enterprise Informa-tion Systems
|
10 - 100+MIPS
|
32-500 MB
|
Hundreds
|
Minicomputer
|
Workgroup & Small Enterprise System
|
4 – 40+ MIPS
|
24-25 MB
|
Dozens
|
Microcomputer
|
Personal Computing
|
0.5 – 20+MIPS
|
0.5-100+MB
|
1 or dozen in LAN
|
Ada dua macam Emerging Processor Architectures yaitu complex instruction set computers (CISCs) dan reduced instruction set computers (RISCs). CISCs merupakan jenis CPU konvensional yang mengandung rangkaian untuk mengeksekusi satu range yang lebar dari instruksi-instruksi komputer, sedangkan RISCs merupakan jenis CPU yang hanya menggunakan instruksi-instruksi yang sering digunakan sehingga dapat memproses instruksi 10 kali lebih cepat atau lebih daripada CISCs processor. Beberapa vendor besar seperti IBM, Compaq, Hewlett-Packard, dan Digital Equipment Corporation (DEC) sedang mengembangkan komputer yang bekerja menggunakan RISCs processor.
3. STORAGE HARDWARE
RAM dipakai untuk menyimpan data atau program yang sedang aktif diproses. RAM tidak dapat dipakai sebagai storage hardware karena kapasitas RAM terbatas dan RAM bersifat volatile, dimana data akan hilang jika sistem shut down. Sebagai penggantinya dipakai external magnetic media untuk menyimpan data dan program yang sedang tidak aktif diproses. Ada dua jenis magnetic storage hardware yaitu disk dan tape.
Disk storage banyak digunakan sebagai medium storage dalam industri sistem informasi. Disk storage terdiri atas tracks dan sectors yang merupakan tempat menyimpan data secara magnetik. Data dibaca dan direkam dengan menggunakan read/write heads. Berikut dapat dilihat perbandingan kapasitas disk pada tabel di bawah ini :
Type
|
Size
|
Capacity
|
Diskette
|
5-1/4 inches
|
1.2 MB
|
Diskette
|
3-1/2 inches
|
1.4 MB
|
Stacked Disk – Microcomputer
|
5-1/4 inches
|
100-1000 MB
|
Stacked Disk – Minicomputer and Mainframe Computer
|
10-15 inches
|
0.1-100+ GB
|
Tape storage merupakan storage yang berbentuk magnetic tape. Keuntungannya yaitu harganya relatif lebih murah, sedangkan kerugiannya yaitu data hanya dapat diakses secara berurutan.
Jenis storage hardware lainnya adalah optical storage hardware. Keuntungan optical disk ialah mempunyai kapasitas yang tinggi, compact, dan durable storage. Sedangkan kerugiannya : sulit untuk merubah data, dan lebih mahal.
Ada tiga macam optical storage hardware, yaitu :
- CD-ROM (compact disk - read only memory), populer digunakan pada multimedia. Optical storage data direkam dengan menggunakan laser untuk membakar lekukan kecil pada permukaan metal master disk. Selanjutnya seperti audio CD, hanya dapat dibaca dan tidak dapat dipakai untuk merekam lagi.
- WORM (write-once/read-many) optical disk, merupakan disk yang hanya dapat ditulisi sekali kemudian hanya dapat dibaca dan tidak dapat dipakai untuk merekam lagi. WORM device dipakai untuk memelihara satu record permanen yang penting dari seluruh data. Misalnya proses transaksi pada jaringan keuangan.
- Erasable optical disks, dapat dibaca dan ditulisi.
4. OUTPUT HARDWARE
Jenis output hardware yang banyak digunakan yaitu printer. Printer dapat diklasifikasikan dalam beberapa cara, salah satu diantaranya character printers, line printers, dan page printers. Character printers umumnya berharga murah, mencetak per karakter, dan lambat. Line printers mencetak per baris, dipakai untuk mencetak sejumlah besar bentuk standard seperti invoice bulanan. Page printers mencetak per halaman, seperti mesin photo copy dan biasanya menggunakan laser untuk menghasilkan printed character.
Klasifikasi berikutnya yaitu impact printers dan nonimpact printers. Impact printers memukul kertas saat mencetak sehingga lebih berisik, misalnya dot matrix printer memukul pita karbon untuk menghasilkan cetakan pada kertas. Sedangkan nonimpact printers menggunakan sitem photoelectric untuk mencetak karakter, misalnya laser printer.
Bit-mapped printer bekerja atas dasar pengalamatan pada setiap dot yang membentuk baris dan kolom halaman kertas. Setiap dot pada halaman kertas dapat diset on (printed) atau off (not printed). Keuntungannya : dapat mencetak karakter dan gambar dengan mulus, tetapi kerugiannya : komputer harus mengirim lebih banyak instruksi dan data ke printer untuk mengcover data dan alamat setiap dot.
Output device lainnya adalah voice output, plotter dan layar monitor. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, layar monitor dapat juga digolongkan sebagai input device. Plotter mempunyai fungsi yang lebih rumit sehingga dapat digunakan untuk membuat grafik, diagram, peta, microfiche, dan microfilm.
BAB VI
Perangkat Keras Komputer (Hardware)
- A. Komponen Hardware
Central Processing Unit(CPU)
Media Penyimpanan atau Memory
Input Device (Peralatan Input)
Output Device (Peralatan Output)
Communication Device (Peralatan Komunikasi)
- B. Central Processing Unit (CPU)
Komponen CPU :
Control Unit
Arithmatic Logic Unit (ALU)
- C. Machine Cycle (Siklus Mesin)
Fetch
Decode
Execute
Store
Communication Device (Peralatan Komunikasi)
- D. Faktor Penentu Kemampuan Prosesor:
System Clock
Bus Width
ü I/O Bus
ü Data Bus
Word Size
- E. Jenis Proses :
Serial Processing
Parallel Processing
ü SIMD (Single Instructin Multiple Data)
ü MIMD (Multiple Instructin Multiple Data)
Pipeline Processing
- F. Tahapan Proses :
Pengambilan instruksi
Penerjamahan instruksi
Ekseskusi instruksi
Penulisan hasil instruksi
- G. Media Penyimpanan (Storage)
Primary Storage
ü RAM (Random Access Memory)
v DRAM (Dynamic RAM)
v SRAM (Static RAM)
v EDORAM (Extended Data Out RAM )
72 pin
v SDRAM
168 pin
ü ROM (Read Only Memory)
v PROM
v EPROM
v EEPROM
ü Circuit Board
v SIMM (Single In-line Memory Module)
v DIMM (Dual In-line Memory Module)
ü Cache Memory (Flash RAM)
ü Video Memory (VRAM)
Video Memory Stick
ü Flash Memory
Secondary Storage
ü Magnetic Storage
ü Magnetic tape
ü Magnetic Disk
v Hard Disk
v Floppy Disk (Diskette)
v Optical Storage
- H. Representasi data dalam memori : binary digit
- I. Karakteristik Media Penyimpanan
Kecepatan
Volatility
Metode Akses
ü Serial Access
ü Random Access
ü Paralell Access
Portability
Capacity
- J. Hirarki media penyimpanan memori berdasarkan karakteristiknya :
- K. Perbandingan Primary Storage dan Secondary Storage :
Temporary vs Permanent
Hanya dapat menyimpan data jika komputer nyala vs Dapat menyimpan data jika komputer mati
- L. Peralatan Input (Input Device)
Keyboard
Pointing Device
ü Mouse
ü Trackball
ü Joystick
ü Terminal
v Dumb terminal
v ATM
v Point of SalesTerminal
Optical Reading Device (scanner)
ü Barcode Reader
ü Handprint Reader
ü Image Scanner
Peralatan Output (Output Device)
ü Visual Display (Monitor)
ü Printer
v Impact Printer
: Dot Matrix
v Non Impact Printer
inkjek printer
ü Plotters
ü Computer Output Microfilm (COM)
ü Audio Response Unit (ARU)
Voice Output Device dalam bentuk Flash Memory
Peralatan Komunikasi (Communication Device)
ü Modem (Modulation Demodulation)
v External vs Internal Modem
v Smart Modem
v Fax modem
Bab VII
Perangkat Lunak Komputer (Software) (cont.)
- A. Sistem Perangkat Lunak
System Control Programs
System Support Program
ü System Utility Program
ü System Performance Monitor
ü System Security Monitor
- B. Jenis Aplikasi Perangkat Lunak
Proprietary Application Software
Off the shelf Application Software
- C. Permasalahan Software
Pemilihan dan Penilaian Software
Software Licensing
Software Upgrades
Open Systems
Open Source Software
- D. Bahasa Pemrograman
Bahasa Mesin (Machine Language)
Bahasa Rakitan (Assembly Language)
Bahasa Prosedural (Procedural Language)
Bahasa tidak Prosedural / terprosedure (Nonprocedural Language)
Bahasa Pemrograman Natural (Natural Language)
Bahasa Pemrograman Virtual
HTML (Hypertext Markup Language)
Extensible Markup Language (XML)
Componentware
Virtual Reality Modeling Object
Bahasa Pemrograman Object Oriented
v Data
Data adalah fakta-fakta mentah atau deskripsi-deskripsi dasar dari hal, event, aktivitas, dan traksaksi yang ditangkap, direkam, disimpan, diklasifikasikan, tetapi tidak diorganisasikan untuk tujuan spesifik tertentu. Contoh data antara lain terdiri dari saldo bank, atau jumlah jam pekerja yang bekerja dalam periode pembayaran.
v Informasi
Informasi adalah sekumpulan fakta (data) yang diorganisir dengan cara tertentu sehingga mereka mempunyai arti bagi si penerima. Sebagai contoh, bila kita memasukkan nama-nama murid dengan nilai rata-rata, nama-nama konsumen dengan saldo bank, jumlah gaji dengna jumlah jam bekerja, kita akan mendapatkan informasi yang berguna. Dengan kata lain, informasi datang dari data yang akan diproses.
v Pengetahuan
terdiri dari informasi yang sudah diorganisasikan dan diproses untuk memperoleh pemahaman, pengalaman, pembelajaran yang terakumulasi, sehingga dapat diaplikasikan dalam masalah atau proses bisnis tertentu.
v Pengetahuan
Pengetahuan dapat juga diartikan sebagai informasi yang diproses untuk mengekstrak implikasi kritis dan merefleksikan pengalaman masa lampau menyediakan penerima dengan pengetahuan yang terorganisasi dengan nilai yang tinggi.
BAB VIII
Pengorganisasian Data dan Informasi (cont.)
- A. Hirarki Data
Bits
Fields
Record
- B. Metode Akses Record :
Index Sequential Access Method(ISAM)
Direct File Access Method
- C. File
Permasalahan Pendekatan File
ü Data redundancy (Duplikasi)
ü Data inconsistency (Data tidak Konsisten)
ü Data Isolasion (Pemisahan)
ü Data Integrity
ü Aplikasi/data berdiri sendiri (independence)
- D. Pendekatan Modern : Basis Data
Data Terpusat (Centralized Database)
Data Terdistribusi (Distributed Database)
ü Replicated Database
ü Partitioned Database
- E. Pembuatan Basis Data
Entity Relationship (ER) Modeling
ü Entity Classes
ü Instance
ü Identifier
ü Relationship
Normalization
- F. Database Manajemen System (DBMS)
Model Data
Data Definition Language (DDL)
Data Manipulation Language (DML)
Data Dictionary (Kamus Data)
- G. Logical Data Model
Model Basis Data Hirarki (Hierarchical Database Model)
Model Basis Data Jaringan (Network Database Model)
Model Basis Data Relasi (Relational Database Model)
- H. Gudang Data (Data Warehouse)
Multidimensinal Data Model
Data Mart
Data Mining
Text Mining
BAB IX
Telekomunikasi dan Jaringan
- A. Sistem Telekomunikasi
Perangkat Keras
Media Komunikasi
Jaringan Komunikasi
Perangkat Lunak Komunikasi
Penyedia Komunikasi Data
Protokol Komunikasi
Aplikasi Komunikasi
- B. Dua Sisi Sistem Telekomunikasi
Pengirim Informasi (Tansmitter of Information)
Penerima Informasi (Receiver of Information)
- C. Fungsi Sistem Telekomunikasi
- D. Media Telekomunikasi
Sinyal Analog
Sinyal Digital
- E. Prosesor Komunikasi (Communication Processor)
Modem
Multiplexer
Front-end Processor
- F. Channel dan Media Komunikasi
Media Kabel (Cable Media)
ü Twisted Pair Wire
ü Kabel Koaksial
ü Kabel Fiber optic
ü Radio Selular
ü Infra Red
Media Penyaringan (Broadcast Media)
ü Microwave Transmission
ü Satellite Transmission
ü Radio
- G. Karakter Media Komunikasi
Kecepatan Pengiriman
Cara Pengiriman (Transmission Mode)
ü Asynchronous
ü Synchronous
Ketepatan Pengiriman (Transmission Accuracy)
Pengangkut dan Pelayanan Telekomunikasi (Tellecomunication Carriers and Services)
ü Switched and Dedicated Lines
ü Wide-Area Telecomunication (WATS)
ü Telepon dan Layanan Hubungan Telepon (Telephone and Dialing Services)
ü Layanan Yang Terintegrasi Jaringan Digital (Integrated Services Digital Network / ISDN)
ü Jalur Langganan Digital (Digital Subscriber Line)
- H. Jaringan
Jaringan Area Lokal (Local Area Network / LAN)
ü Wireless Local Area Networks (WLANs)
ü Teknologi Bluetooth
ü Private Branch Excanges (PBX)
Wide Area Networks
ü Value Added Networks
ü Virtual Private Networks (VPNs)
- I. Sistem Operasi Jaringan
Perangkat Lunak Manajemen Jaringan
Protokol
ü Ethernet
ü TCP/IP
ü Komunikasi diantara Protocol
Tipe Transmisi Data
ü Packet Switching
ü Frame Relay
ü FDDI
ü ATM
ü dan lain-lain
- J. Proses Terdistribusi
Terminal to Host processing
File Server Processing
Server Architecture and Processing
ü Distributed Presentation
ü Remote Presentation
ü Remote Data Management
ü Distributed Data Management
Pengolahan Peer-to-peer
- K. Aplikasi Telekomunikasi
Pesan Elektronik
Videoconferencing
Pertukaran Data Elektronik (Electronic Data Interchange / EDI)
Transfer Dana Elektronik (Electronic Fund Transfer/ EFT)
Facsimiles
Telecommuting
Distance Learning
Bab X
Internet, Intranet, Ekstranet
- A. Pengertian Internet
Jaringan komputer terbesar di dunia, kumpulan jaringan-jaringan
Evolusi Internet
- B. Infrastuktur dari Internet
- C. Penggunaan Internet
Alamat di Internet
Akses Internet
ü Dial-up
ü Landline Broadband
ü DSL
ü Cable Modem
ü Wi-Fi
ü Satellite
ü Cell Phones
- D. Layanan yang Disediakan oleh Internet :
Layanan Komunikasi
ü e-mail
ü USENET Newsgroup(Forums)
ü LISTSERV
ü Chatting
ü Instant Messaging
ü Telnet
ü Internet Telephony
ü Internet Fax
ü Streaming Audio dan Video
ü Real-time Audio dan Video
Layanan Perolehan Informasi (Information Retrieval Services)
ü File Transfer Protocol (FTP)
v Archie
v Gophers
v Veronica (Very Easy Rodent Oriental Netwide Index to Computer)
v Wide Area Information Server (WAIS)
ü Web Services
- E. World Wide Web
Browser
Offline Browser
Mesin Pencari (Search Engine)
Push Technology
Penyaring Informasi
Clipping Services
Personalized Web Service
Web Authoring
- F. Tantangan-tantangan Internet
Teknologi-Teknologi Baru
Peraturan Internet
Ekspansi Internet
Internet Privacy
- G. Pengertian Intranet
Private Network
- H. Keamanan Intranet
Public Key Security
ü Encryption
ü Digital Certificates
Firewall
ü Assured Pipeline
- I. Pengertian Ekstranet
- J. Tipe-tipe dari Ekstranet
Satu perusahaan
Ekstranet Industri
Joint Venture atau Mitra Bisnis
- K. Portal Informasi Perusahaan (Enterprise Information Portals)
- L. Mobile Internet
Bab XI
Sistem Fungsional, Perusahaan dan Interorganisasi
- A. Karakteristik Sistem Informasi Fungsional (Characteristics of Functional Information Systems)
terdiri dari beberapa subsistem
sistem informasi dependen
sistem informasi fungsional berhubungan satu sama lain
sistem informasi fungsional berhubungan dengan lingkungan
- B. Sistem Informasi Manajemen (SIM)
Pengertian
Hasil SIM :
ü Routine, Scheduled Reports
ü Ad-hoc/ Demand Reports
ü Exception Reports
- C. Transaction Processing Information System
Proses:
ü Batch Processing
ü Online Processing
- D. Beberapa Modul TPS:
Order Processing
The Ledger (Buku Besar)
Accounts Payable and Receivable
Inventory Management, Receiving and Shipping of Goods
Payroll
Periodic Reports and Statements
- E. Sistem Akuntansi dan Keuangan
Anggaran dan Perencanaan Keuangan (Financial Planning and Budgeting)
ü Prediksi atau Ramalan Keuangan dan Ekonomi (Economic dan Financial Forecasting)
ü Anggaran(Budgeting)
Manajemen Investasi (Investment Management)
Kontrol terhadap Keuangan (Financial Controls)
ü Budgetary Control
ü Auditing
ü Analisis Kesehatan Keuangan
ü Analisis Keuangan dan Pengawasan Biaya
- F. Sistem Penjualan dan Pemasaran (Marketing and Sales System)
Customer Service (Layanan Terhadap Pelanggan)
ü Analisis profil dan kegemaran pelanggan
ü Mass Cutomization
ü Targeted Advertising on the Web
ü Customer Inquiry Systems and Automated Help Desk
Telemarketing
ü Advertising and Reaching Customer
ü Proses Pemesanan
ü Layanan tehadap Pelanggan
ü Dukungan Penjalan
ü Manajemen Account
Distribution Channels Management
Marketing Management
ü Pricing of Product or Services
ü Salesperson Productivity
ü Product-Customer Profitability Analysis
ü Sales Analysis and Trends
- G. Customer Relationship Management (CRM)
Sistem Manajemen Operasi dan Produksi
ü Manajemen Logistik dan Material
ü Perencanaan Produksi/Operasi(Planning Production / Operations)
ü Rancangan Kerja dan Manufaktur yang otomatis (Automated Design Work and Manufacturing)
v Computer-aided Design (CAD)
v Computer-aided Manufacturing
v Computer-integrated Manufacturing (CIM)
Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia
ü Perekrutan (Recruitment)
ü Pemeliharaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
ü Perencanaan dan Manajemen Sumber Daya Manusia
Integrated Information Systems and Enterprise Resource Planning
ü Menghubungkan sistem yang ada
ü Menggunakan perangkat lunak Supply Chain Management
ü Menggunakan Enterprise Resource Planning (ERP) dan Aplikasi SAP
Sistem Informasi Global / Interorganisasi
ü Sistem Global (Global Systems)
ü Electronic Data Intechange (EDI)
ü Electronic Funds Transfer (EFT)
ü Ekstranet
ü Shared Database
ü Integrated Messaging
BAB XII
Electronic Commerce
- A. Pengertian E-Commerce
Pembelian, penjualan, pertukaran barang atau layanan secara elektronik
- B. Jenis-Jenis E-Commerce
Collaborative Commerce (C-Commerce)
Business-to-Consumers (B2C)
Consumer-to-Business (C2B)
Consumer-to-Business (C2B)
Intrabusiness(Intraorganizational)Commerce
Government-to-Citizens (G2C) and to others
Mobile Commerce (m-Commerce)
- C. Sejarah dan Ruang Lingkup (Scope) E-Commerce
- D. Keuntungan E-Commerce
Untuk Organisasi
Untuk Pelanggan
Untuk Masyarakat
- E. Batasan dan Kegagalan E-Commerce
Batasan Teknis
Batasan Non Teknis
- F. Aplikasi Business-to-Consumer
Perdagangan Elektronik, Toko dan Mall
Industri Layanan Online
Lelang (Auctions)
ü Forward Auction
ü English Auctions
ü Yankee Auctions
ü Dutch Auctions
ü Reverse Auction
- G. Penelitian Pasar, Periklanan dan Layanan terhadap Pelanggan
Konsumen dan Prilakunya
Penelitian Pasar
E-Commerce Intelligent Agents
Pengiklanan Online
ü Banners
ü Keyword Banners
ü Random Banners
ü Pengiklanan melalui e-mail
- H. Permasalahan Periklanan dan Pendekatan-pendekatan :
Permission Marketing
Viral Marketing
Customizing ads
Periklanan dan Pemasaran Interaktif
Customized Catalog
Kupon Online
- I. Layanan terhadap Pelanggan
Kebutuhan
Mendapatkan barang
Ownership
Retirement
- J. B2B dan Aplikasi Kerjasama Perdagangan
Sell-Side Marketplace
Buy-Side Marketplace
Pertukaran Elektronik (Electronic Exchanges)
ü Vertical Distributors
ü Vertical Exchanges
ü Horizontal Distributors
ü Pertukaran fungsional (Functional Exchanges)
Perdagangan Kerjasama
ü Retailer-Suppliers
ü Vendor-managed Inventory
ü Product design
ü Collaborative Manufacturing
- K. Aplikasi Inovatif dari E-Commerce
E-Government
M-Commerce
Consumer-to-Consumer E-commerce
Intrabisnis dan Business-to-Employees E-Commerce
ü Business to its Employess (B2E) Commerce
ü E-Commerce Diantara Unit Bisnis dalam suatu Organisasi
ü E-Learning
- L. Layanan Dukungan E-Commerce
Infrastruktur E-Commerce
Pembayaran Elektronik
ü Check Elektronik
ü Kartu Kredit Elektronik
ü Pembayaran Tunai Elektronik
ü Smart Cards
ü Pembayaran Person-to-Person (P2P)
ü Transfer Dana Secara Elektronik
ü Electronic Wallets
ü Kartu Pembelian (Purchasing Card)
- M. Permasalahan Legal dan Etis pada E-Commerce :
Permasalahan Etis
ü Privasi (Privacy)
ü Web Tracking
ü Disintermediation
Permasalahan Legal di E-Commerce
ü Perebutan nama domain
ü Penentuan biaya pajak
ü Copyright
BAB XIII
Supply Chain Mangement dan
Sistem Informasi Terintegrasi
Sistem Informasi Terintegrasi
- A. Pengertian Supply Chain Management
perpindahan barang, informasi, pembayaran, layanan, dari perusahaan penyedia barang mentah (supplier) melalui suatu perusahaan, kepada pelanggan
- B. Komponen Supply Chain Management
Plan
Source
Make
Deliver
Return
- C. Jenis-Jenis Supply Chain :
Integrated make-to-stock
Continuous Replenishment
Build-to-order
Channel Assembly
- D. Permasalahan Supply Chain dan Solusinya
Permasalahan
ü Ketidakpastian
ü Kebutuhan koordinasi
Solusi
- E. Dukungan Teknologi Informasi terhadap Supply Chain dan Integrasi Sistem
Dukungan Teknologi Informasi
ü Material Requirement Planning (MRP)
ü ManufacturingResource Planning (MRP II)
Integrasi Sistem
Integrasi Supply Chain dan Value Chain
- F. Enterprise Resource Planning (ERP)
ERP Generasi Kedua
- G. Manajemen E-Commerce dan Supply Chain
Aktivitas EC pada Supply Chain
Penyusunan Ulang Supply Chain
Integrasi EC dan ERP
- H. Order Fulfillment pada E-Commerce
Pengertian Order Fulfillment
Solusi yang Inovatif Terhadap Permasalahan Order Fulfillment
Data, Pengetahuan (Knowledge) dan Penunjang Keputusan
- I. Pengambilan Keputusan di Level Manajemen
- J. Manajemen dan Transformasi Data
Proses Transformasi Data
Kumpulan dan Sumber Data (Data Sources and Collection)
Kualitas Data
Sistem Manajemen Dokumen Elektronik (Electronic Document Management System / DMS)
Business Intelligence
- K. Sistem Penunjang Keputusan (Decision Support System / DSS)
Proses Pengambilan Keputusan (Decision Making Process)
Pemodelan dalam Pengambilan Keputusan (Modeling in Decision Making)
Framework Penunjang Keputusan Terkomputerisasi ( Framework for Computerized Decision Support)
Karakteristik dan Kemampuan Sistem Penunjang Keputusan
Komponen Sistem Penunjang Keputusan (Component of DSS)
Sistem Penunjang Keputusan (DSS) dan Web
- L. Enterprise Decision Support
Executive Information and Decision Support
Group Decision Support System (GDSS)
- M. Data and Information Analysis and Mining
Analytical Processing
Data Mining
ü Karakteristik Data Mining
ü Tools Data Mining
Ethical and Legal Issues
ü Ethical Issues
ü Legal Issues
Teknologi Visualisasi Data
ü Visualisasi Data
ü Visual Interactive Decision Making
ü Geographical Information System (GIS)
- N. Knowledge Management (KM)
ü Pengertian Knowledge Management
ü Aktivitas Knowledge Management dan Dukungan Teknologi Informasi
BAB XIV
Intelligent Systems
- A. Artificial Intelligence (AI)
Perbandingan Artificial Intelligence dengan Natural Intelligence
Sistem Artificial Intelligence
- B. Expert Systems
Kelebihan dan Keterbatasan Expert Systems
Proses dari Expert System
Komponen Expert System
- C. Intelligent System Lainnya
Natural Language Processing and Voice Technology
Neural Computing
Case-Based Reasoning
Fuzzy Logic
- D. Intelligent Agents
Virtual Reality
Permasalahan Etika dan Global
ü Permasalahan Etika
ü Permasalahan Legal (Legal Issues)
Strategic Systems and Reorganization
- A. Strategic Information System
Competitive Intelligence
- B. Porter’s Competitive Forces Model
Penggunaan Forces Model
Peranan Teknologi Informasi pada Competitive Forces
- C. Business Process Reengineering (BPR)
Prinsip-Prinsip BPR
Pembangunan Sistem Informasi (Information System development)
- A. Perencanaan Sistem Informasi (Information Systems Planning)
Perencanaan Strategis Sistem Informasi
Perencanaan Operasional Sistem Informasi (The IS Operational Plan)
- B. The Traditional Systems Development Life Cycle (SDLC)
System Investigation
Analisis Sistem (System Analysis)
Perancangan Sistem (Systems Design)
Programming
Testing
Implementation
Operation dan Maintenance
- C. Metode Lain untuk Pengembangan Sistem
Prototyping
Joint Application Design (JAD)
Rapid Application Development (RAD)
Integrated Computer-Assisted Software Engineering (ICASE) Tools
Object-OrientedDevelopment
Object-Oriented Analysis and Design (OOA&D)
- D. Pengembangan Sistem di Luar Departemen Sistem Informasi
End-User Development
External Acquisition of Software
Application Service Providers (ASP)
Outsourcing
- E. Membangun Aplikasi Internet dan Intranet
Strategi Pengembangan Intranet dan Internet
Java